Pohon Kebun Raya Tumbang, 5 Tewas

Senin, 12 Januari 2015

Tumbang karena keropos dan umurnya sudah 100 tahun. Tak terdeksi pihak Kebun Raya.

 

Musibah menimpa rombongan karyawan PTAsalta Mandiri Agung, Bogor, yang tengah berlibur ke Kebun Raya Bogor, Ahad 11 Januari 2015 sembari membahas soal upah minimum regional.

Saat berada di bawah pohon damar (Agathis dammara) berdiameter hampir 2 meter, pohon tersebut tumbang. Batang yang tumbang terletak sekitar empat  meter dari tanah dan berdiamer antara 75-100 meter. Pohon itu menimpa para karyawan, menewaskan empat di antaranya dan melukai sekitar 26 lainnnya. Mereka yang tewas, Sarijo, Suryana, Supriyono dan Saifulloh. Sejumlah yang luka parah dibawa ke RS PMI yang terletak tak jauh dari Kebun Raya.

Menurut Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Didik Widyatmoko, pohon itu tumbang karena keropos di dalamnya yang tak terdeteksi.

Menurut Didik, biasanya pengeroposan terjadi di akar yang bisa dideteksi dari bagian pangkal pohon dan untuk mengatasinya bagiang uang keropos disanggah dengan beton. Menurut Didik keropos yang terjadi karena faktor usia. Pohon itu diperkirakan sudah berumur 100 tahun.

Terhadap musibah ini Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pihak Kebun Raya untuk lebih komprehensif memperhatikan kondisi pohon-pohon yang ada. Mereka yang tewas mendapat asuransi karena karcis Kebun Raya juga memasukkan biaya asuransi bagi setiap pengunjung

Ini bukan hal pertama pengunjung tewas tertimpa batang pohon di Kebun Raya. Beberapa waktu lalu hal yang sama terjadi juga menimpa seorang pengunjung yang sedang berlibur ke kebun tersebut. Karena itulah, pihak Kebun Raya mengimbau, jika hari hujan atau angin kencang, pengunjung tidak berada di bawah pohon yang batang atau rantingnya terlihat kering dan mengkhawatirkan. (Can)