Sabtu, 18 Agustus 2018

Restoran

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Bangunan PT Perkebunan di Puncak di Bongkar

  • PDF

Masih ada beberapa yang belum dibongkar karena PT Perkebunan akan membenahinya sendiri. Biaya pembongkaran dapat bantuan dari Pemerintah DKI Jakarta. Selanjutnya...

Bangunan PT Perkebunan di Puncak di Bongkar

  • PDF

Masih ada beberapa yang belum dibongkar karena PT Perkebunan akan membenahinya sendiri. Biaya pembongkaran dapat bantuan dari Pemerintah DKI Jakarta. Selanjutnya...

Wali Kota Bogor Manegur Pengembang

  • PDF

Hotel AmarozaWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegur pengelola Hotel IPB Convention yang menyalahi peruntukan bangunan. Pada awalnya, pihak hotel yang terletak di Jalan Cidangiang, Tegal Lega, Bogor Tengah, itu meminta izin membangun ruang tunggu bus pariwisata dan halte bus DAMRI yang dilengkapi restoran. Selanjutnya...

Wali Kota Mimpi Kantor Pemerintahan Dipindah

  • PDF

Bima  menegaskan gagasannya ini serius dengan tujuan supaya pembangunan menyebar ke seluruh pelosok Bogor. Bekas gedung wali kota bisa  untuk museum. Selanjutnya...

Bogor Kesulitan Cari Lahan Hijau

  • PDF

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku kesulitan mencari lahan untuk memenuhi syarat 30 persen bagi ruang terbuka hijau (RTH). Penyebabnya, lahan di Kota Bogor sudah dipadati permukiman penduduk, pusat belanja, sekolah, perkantoran, dan sebagainya. Selanjutnya...

Kotamadya dan Kabupaten Berdamai Soal Terminal

  • PDF

Wali Kota Bima Arya dan Wakil Bupati Bogor Nurhayanti sepakat untuk “menciptakan” satu terminal bus antarkota untuk menampung moda angkutan yang mengantar penumpang masuk-keluar Bogor. Selanjutnya...

Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditangkap KPK

  • PDF

Komisi Pemberantasan Korupsi  menangkap bupati Bogor Rachmat Yasin di kompleks perumahan elite Bogor, Yasmin.  Dari tempat penangkapan KPK membawa barang bukti sejumlah kardus yang diduga berisi uang miliaran rupiah. Selanjutnya...

Tol Layang Bogor Sudah Siap

  • PDF

BOGOR -- Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar, Muhamad Zahir Siregar, mengatakan  proses pembangunan ruas jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) sesi 2A sudah rampung 100 persen. Sesi ini berupa jalan layang sepanjang hampir 2 kilometer yang penyelesaiannya terlambat dua bulan dan selama itu pula menyebabkan kemacetan serta kesemrawutan lalu lintas di Jalan Soleh Iskandar.

"Saat ini tinggal finishing dan kami sebagai pengelola menunggu provisional hand over atau penyerahan sementara dari pihak kontraktor, yakni PT Wika," kata Zahir.

Bersamaan dengan pekerjaan akhir tersebut akan dilakukan pengkajian dan uji kelayakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Hasil uji diharapkan menerbitkan sertifikat ISO sebelum pelaksanaan pengoperasian. "Kami juga masih menunggu hasil kajian dan penyesuaian penerapan tarif yang akan dilakukan oleh Badan Pengelola Jalan Tol karena ada penambahan panjang jalan," kata Zahir.

Semua proses itu dijanjikan akan diselesaikan pada bulan ini juga, sehingga jalan tol layang bisa diresmikan pada pertengahan Mei. “Jadi kami nanti sudah punya jalan tol mencapai 6 kilometer terdiri atas 4 kilometer untuk sesi 1 dan 2 kilometer untuk sesi 2A,” ujar Zahir lagi.

Direktur Teknik PT MSJ, Letnan Toro, menambahkan, per pertengahan Mei pula diharapkan tingkat kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan Soleh Iskandar bisa dikurangi. Berdasarkan kajian yang sudah dilakukannya, sebanyak 80 persen kendaraan yang keluar dan masuk ruas Tol BORR memang melintas di ruas Jalan Soleh Iskandar. “Jadi kami percaya dengan pengoperasian sesi IIA mendatang ini dapat mengurangi kemacetan," kata Letnan.

Kontraktor PT Wijaya Karya mengakui pengoperasian jalan tol layang molor dari waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan selama dua bulan itu yang kemudian menerbitkan teguran dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada bulan lalu. “Batas waktu memang 510 hari, tapi kami telat,” kata Kepala Divisi Sipil Umum PT Wika, Iskandar Purba, saat mengecek fisik jalan, kemarin.

Iskandar menyatakan kesalahan untuk keterlambatan itu pada proses pembebasan lahan. Selain itu  ada faktor PT Kereta Api yang disebutnya  lama memproses perizinan. Izin ditunggu karena jalan tol harus melayang di atas lintasan rel kereta komuter. "Pemberian izin dari PT KAI cukup lama pada saat kami akan melakukan pembangunan jalan yang melintasi rel," kata Iskandar yang juga menjabat Superintenden PT Wika.

Iskandar menjelaskan selama pengerjaan proyek pembangunan tol layang BORR sesi 2A, terutama pengerjaan di atas rel commuter line, harus didampingi dan diawasi langsung oleh pihak PT KAI. "Ada aliran listrik atas rel yang harus dipindahkan untuk penyesuaian, selain pengerjaannya pun harus dilakukan oleh PT KAI dan malam hari," katanya.

Dua hambatan itu membuat kecepatan proses pembangunan jalan menggunakan teknologi Box Grader tersebut sia-sia. Padahal, kata Letnan, “Teknologi ini lebih cepat dan pertama kali dilakukan di Indonesia." (Koran Tempo)

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

intalk.eu - Situs web ini dijual! - intalk Sumber daya dan Informasi.