Rabu, 18 Juli 2018

Restoran

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Anggota DPR Eka Sastra Luncurkan Buku

  • PDF

Anggota DPR RI Eka Sastra memiliki caranya sendiri mempertanggungjawabkan kinerjanya sebagai anggota DPR RI kepada konstituennya di Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor. Selanjutnya...

Bogor Minta Jalur LRT Sampai Cibanon

  • PDF

Bupati Bogor Nurhayanti meminta desain jalur kereta ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor diubah. Perubahan itu meliputi penambahan dan pergeseran titik transit oriented development (TOD) dan stasiun. “Kami minta ditambah satu stasiun di Gunung Putri, sedangkan Stasiun Cibinong dipindah ke Cibanon, Sukaraja,” katanya. Selanjutnya...

Vaksin Palsu Beredar di Bogor

  • PDF

Vaksi palsu diduga juga beredar di sejumlah rumah sakit di Bogor.  Disarankan, jika ragu-ragu, bayi divaksin ulang. Selanjutnya...

Ramadan, Awas Hujan Lebat di Wilayah Bogor

  • PDF

Warga Bogor diminta berhati-hati dan mewaspadai hujan lebat yang akan turun di Bogor dan sekitarnya. Peringatan ini  disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga. “Intensitasnya sedang hingga lebat, bahkan ekstrem, terutama menjelang sore hingga malam,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga, Dedi Sucahyono, kemarin.  Hujan lebat akan turun dalam dua pekan ke depan, demikian dikatakan Dedi. Selanjutnya...

Warga Perumahan Vila Indah Bogor "Pindah" Ke Bekasi

  • PDF

Ribuan warga perumahan Villa Nusa Indah II, Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor menuntut  pindah wilayah administrasi masuk ke wilayah Kota Bekasi. Selanjutnya...

Kota Bogor Siapkan Kantong Parkir

  • PDF

bogorkronik.comPemerintah Kota Bogor segera membongkar sejumlah bangunan untuk dijadikan "kantong" parkir. Salah satu yang kini dipersiapkan adalah kantong parkir di bekas gedung Bogor Plaza di  Jalan Suryakencana yang terletak tak jauh dari pintu gerbang Kebun Raya.

Langkah ini diambil sekaligus untuk menghapus tempat parkir di sepanjang jalan Otto Iskandar Dinata hingga Jalan Juanda yang melingkari Kebun Raya. "Pembangunan menunggu kontrak penggunaan gedung Bogor Plaza berakhir," kata Wali Kota Bogor Bimar Arya Sugiarto. Kontrak gedung itu sendiri akan berakhir pada akhir tahun 2017.

Menurut Bima, walau nanti gedung itu akan diubah menjadi tempat parkir, ia menjamin tak akan dengan begitu saja meminggirkan ratusan pedagang yang ada di gedung tersebut.  Karena itu pihaknya tengah merancang bagaimana gedung yang berubah menjadi tempar parkir itu bisa tetap menampung ratusan para pedagang.

Selama ini tempat parkir mereka baik yang mengunjungi Kebun Raya maupun toko-toko di sepanjang Jalan Suryakencana, menggunakan parkir yang memakan lahan jalan. Akibatnya kemacetan terjadi di mana-mana.

Itu pula yang membuat program sistem satu arah yang dicanangkan Pemkot Bogor mengakibatkan kemacetan parah di sekliling Kebun Raya.

Selain Bogor Plaza, dua tempat  lain yang juga akan dijadikan kantong parkir adalah gedung milik swasta di sebelah kantor BCA dan lahan di dalam Kebun Raya.

Menurut Bima, jika semua kantong parkir itu sudah dibangun, tak ada lagi parkir di Jalanan.

Kebijakan Jalan Satu Arah Kebun Raya Bikin Masalah Kebijakan wali kota Bogor Bima Arya jalur satu arah di seputar Kebun Raya berbuah macet total. Dinilai kurang sosialisasi dan persiapan. Jalan seputar Kebun Raya sepanjang Sabtu kemarin macet total. Ke

  • PDF

Bogorkronik.comKebijakan wali kota Bogor Bima Arya jalur satu arah di seputar Kebun Raya berbuah macet total.  Dinilai kurang sosialisasi dan persiapan.

Jalan seputar Kebun Raya sepanjang Sabtu kemarin macet total. Keluhan, juga makian, keluar dari sejumlah pengemudi  yang merasa terjebak karena harus berputar satu arah jika menuju arah mal Jambu Dua dari terminal Baranangsiang. "Untuk menuju rumah saudara di Indraprasta perlu waktu tiga jam, bagaimana ini Wali Kota Bogor mengatur kotanya," kata Rusdi, warga Jakarta yang kemarin sore terjebak macet di depan Tugu Kujang. Selanjutnya...

Kali di Bogor Dikeruk

  • PDF

Pemerintah Kabupaten Bogor akan  mengeruk sejumlah sungai yang menjadi penyebab banjir di sejumlah permukiman penduduk. “Sedimentasi dan tumpukan sampah akan dikeruk,” kata Bupati Bogor Nurhayanti. Proyek pengerukan dan normalisasi ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp 3 miliar.

Sungai yang dikeruk dan dinormalisasi antara lain Kali Baru, Kali Cipakancilan, dan Kali Pesanggrahan. “Kali-kali ini kerap membuat masyarakat Bojonggede kebanjiran,” kata Nurhayanti. Ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi Dramaga, rata-rata curah hujan di Bogor di atas 50 milimeter. Bahkan di Leuwiliang tergolong ekstrem, yakni 115 milimeter. Akibatnya, air mengalir dan meluap di beberapa sungai. Kondisi ini diperparah sedimentasi dan tumpukan sampah. Akibatnya rumah penduduk terkena banjir.

 

Kabupaten Bogor terbagi menjadi tiga zona rawan bencana. Zona timur meliputi Kecamatan Tanjungsari, Cariu, Jonggol, Babakan Madang, dan Sukamakmur. Zona barat mencakup Kecamatan Pamijahan, Tenjolaya, Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga. Adapun zona selatan terdiri atas Kecamatan Cisarua, Megamendung, Cijeruk, Ciawi, Caringin, serta Cigombong.

Nurhayanti menyatakan,  pemerintah akan menormalisasi 16 situ atau embung. Program normalisasi situ, ia menambahkan, bertujuan menampung air lebih banyak sebelum mengalir ke Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Situ-situ tersebut, yang sebagian besar terletak di Gunung Putri, meliputi Situ Cikaret, Setu Cibinong, serta Setu Citatah.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan memasang pipa di sejumlah embung dan membuat 59 unit jaringan irigasi untuk mengairi lahan pertanian seluas 2.000 hektare. Adapun megaproyek pencegahan banjir, kata dia, meliputi pembuatan Bendungan Sukamahi senilai Rp 36,6 miliar dan bendungan Ciwai sebesar Rp 43,1 miliar, yang dianggarkan dalam APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (Tempo).

Pemerintah Kabupaten Bogor akan  mengeruk sejumlah sungai yang menjadi penyebab banjir di sejumlah permukiman penduduk. “Sedimentasi dan tumpukan sampah akan dikeruk,” kata Bupati Bogor Nurhayanti. Proyek pengerukan dan normalisasi ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor serta Anggaran Pendapatan dan Belanda Negara sebesar Rp 3 miliar.

Sungai yang dikeruk dan dinormalisasi antara lain Kali Baru, Kali Cipakancilan, dan Kali Pesanggrahan. “Kali-kali ini kerap membuat masyarakat Bojonggede kebanjiran,” kata Nurhayanti. Perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi Dramaga, rata-rata curah hujan di Bogor di atas 50 milimeter. Bahkan curah hujan di Leuwiliang tergolong ekstrem, yakni 115 milimeter. Akibatnya, air mengalir dan meluap di beberapa sungai. Kondisi ini diperparah sedimentasi dan tumpukan sampah. Akibatnya rumah penduduk terkena banjir.

Kabupaten Bogor terbagi menjadi tiga zona rawan bencana. Zona timur meliputi Kecamatan Tanjungsari, Cariu, Jonggol, Babakan Madang, dan Sukamakmur. Zona barat mencakup Kecamatan Pamijahan, Tenjolaya, Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga. Adapun zona selatan terdiri atas Kecamatan Cisarua, Megamendung, Cijeruk, Ciawi, Caringin, serta Cigombong.

Nurhayanti menyatakan,  pemerintah akan menormalisasi 16 situ atau embung. Program normalisasi situ untuk menampung air lebih banyak sebelum mengalir ke Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Situ-situ tersebut, sebagian besar  di Gunung Putri, adalah Situ Cikaret, Setu Cibinong, serta Setu Citatah.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan memasang pipa di sejumlah embung dan membuat 59 unit jaringan irigasi untuk mengairi lahan pertanian seluas 2.000 hektare. Adapun megaproyek pencegahan banjir  meliputi pembuatan Bendungan Sukamahi senilai Rp 36,6 miliar dan bendungan Ciwai sebesar Rp 43,1 miliar yang dianggarkan dalam APBN (Tempo).

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

intalk.eu - Situs web ini dijual! - intalk Sumber daya dan Informasi.