Kamis, 18 Januari 2018

Restoran

Gadget

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Tiga Unik Seri Yoga Lenovo

Minggu, 22 November 2015

article thumbnail Inilah  keunikan ketiganya. Lenovo Yoga 900. Bodinya tipis dan ringan. Engsel antara layar dan keyboard inilah yang menjadi keunikannya. Terdiri atas 813 keping baja, engsel dapat diputar hingga...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Warga Perumahan Vila Indah Bogor "Pindah" Ke Bekasi

  • PDF

Ribuan warga perumahan Villa Nusa Indah II, Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor menuntut  pindah wilayah administrasi masuk ke wilayah Kota Bekasi. Selanjutnya...

Kota Bogor Siapkan Kantong Parkir

  • PDF

bogorkronik.comPemerintah Kota Bogor segera membongkar sejumlah bangunan untuk dijadikan "kantong" parkir. Salah satu yang kini dipersiapkan adalah kantong parkir di bekas gedung Bogor Plaza di  Jalan Suryakencana yang terletak tak jauh dari pintu gerbang Kebun Raya.

Langkah ini diambil sekaligus untuk menghapus tempat parkir di sepanjang jalan Otto Iskandar Dinata hingga Jalan Juanda yang melingkari Kebun Raya. "Pembangunan menunggu kontrak penggunaan gedung Bogor Plaza berakhir," kata Wali Kota Bogor Bimar Arya Sugiarto. Kontrak gedung itu sendiri akan berakhir pada akhir tahun 2017.

Menurut Bima, walau nanti gedung itu akan diubah menjadi tempat parkir, ia menjamin tak akan dengan begitu saja meminggirkan ratusan pedagang yang ada di gedung tersebut.  Karena itu pihaknya tengah merancang bagaimana gedung yang berubah menjadi tempar parkir itu bisa tetap menampung ratusan para pedagang.

Selama ini tempat parkir mereka baik yang mengunjungi Kebun Raya maupun toko-toko di sepanjang Jalan Suryakencana, menggunakan parkir yang memakan lahan jalan. Akibatnya kemacetan terjadi di mana-mana.

Itu pula yang membuat program sistem satu arah yang dicanangkan Pemkot Bogor mengakibatkan kemacetan parah di sekliling Kebun Raya.

Selain Bogor Plaza, dua tempat  lain yang juga akan dijadikan kantong parkir adalah gedung milik swasta di sebelah kantor BCA dan lahan di dalam Kebun Raya.

Menurut Bima, jika semua kantong parkir itu sudah dibangun, tak ada lagi parkir di Jalanan.

Kebijakan Jalan Satu Arah Kebun Raya Bikin Masalah Kebijakan wali kota Bogor Bima Arya jalur satu arah di seputar Kebun Raya berbuah macet total. Dinilai kurang sosialisasi dan persiapan. Jalan seputar Kebun Raya sepanjang Sabtu kemarin macet total. Ke

  • PDF

Bogorkronik.comKebijakan wali kota Bogor Bima Arya jalur satu arah di seputar Kebun Raya berbuah macet total.  Dinilai kurang sosialisasi dan persiapan.

Jalan seputar Kebun Raya sepanjang Sabtu kemarin macet total. Keluhan, juga makian, keluar dari sejumlah pengemudi  yang merasa terjebak karena harus berputar satu arah jika menuju arah mal Jambu Dua dari terminal Baranangsiang. "Untuk menuju rumah saudara di Indraprasta perlu waktu tiga jam, bagaimana ini Wali Kota Bogor mengatur kotanya," kata Rusdi, warga Jakarta yang kemarin sore terjebak macet di depan Tugu Kujang. Selanjutnya...

Kali di Bogor Dikeruk

  • PDF

Pemerintah Kabupaten Bogor akan  mengeruk sejumlah sungai yang menjadi penyebab banjir di sejumlah permukiman penduduk. “Sedimentasi dan tumpukan sampah akan dikeruk,” kata Bupati Bogor Nurhayanti. Proyek pengerukan dan normalisasi ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp 3 miliar.

Sungai yang dikeruk dan dinormalisasi antara lain Kali Baru, Kali Cipakancilan, dan Kali Pesanggrahan. “Kali-kali ini kerap membuat masyarakat Bojonggede kebanjiran,” kata Nurhayanti. Ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi Dramaga, rata-rata curah hujan di Bogor di atas 50 milimeter. Bahkan di Leuwiliang tergolong ekstrem, yakni 115 milimeter. Akibatnya, air mengalir dan meluap di beberapa sungai. Kondisi ini diperparah sedimentasi dan tumpukan sampah. Akibatnya rumah penduduk terkena banjir.

 

Kabupaten Bogor terbagi menjadi tiga zona rawan bencana. Zona timur meliputi Kecamatan Tanjungsari, Cariu, Jonggol, Babakan Madang, dan Sukamakmur. Zona barat mencakup Kecamatan Pamijahan, Tenjolaya, Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga. Adapun zona selatan terdiri atas Kecamatan Cisarua, Megamendung, Cijeruk, Ciawi, Caringin, serta Cigombong.

Nurhayanti menyatakan,  pemerintah akan menormalisasi 16 situ atau embung. Program normalisasi situ, ia menambahkan, bertujuan menampung air lebih banyak sebelum mengalir ke Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Situ-situ tersebut, yang sebagian besar terletak di Gunung Putri, meliputi Situ Cikaret, Setu Cibinong, serta Setu Citatah.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan memasang pipa di sejumlah embung dan membuat 59 unit jaringan irigasi untuk mengairi lahan pertanian seluas 2.000 hektare. Adapun megaproyek pencegahan banjir, kata dia, meliputi pembuatan Bendungan Sukamahi senilai Rp 36,6 miliar dan bendungan Ciwai sebesar Rp 43,1 miliar, yang dianggarkan dalam APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (Tempo).

Pemerintah Kabupaten Bogor akan  mengeruk sejumlah sungai yang menjadi penyebab banjir di sejumlah permukiman penduduk. “Sedimentasi dan tumpukan sampah akan dikeruk,” kata Bupati Bogor Nurhayanti. Proyek pengerukan dan normalisasi ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor serta Anggaran Pendapatan dan Belanda Negara sebesar Rp 3 miliar.

Sungai yang dikeruk dan dinormalisasi antara lain Kali Baru, Kali Cipakancilan, dan Kali Pesanggrahan. “Kali-kali ini kerap membuat masyarakat Bojonggede kebanjiran,” kata Nurhayanti. Perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi Dramaga, rata-rata curah hujan di Bogor di atas 50 milimeter. Bahkan curah hujan di Leuwiliang tergolong ekstrem, yakni 115 milimeter. Akibatnya, air mengalir dan meluap di beberapa sungai. Kondisi ini diperparah sedimentasi dan tumpukan sampah. Akibatnya rumah penduduk terkena banjir.

Kabupaten Bogor terbagi menjadi tiga zona rawan bencana. Zona timur meliputi Kecamatan Tanjungsari, Cariu, Jonggol, Babakan Madang, dan Sukamakmur. Zona barat mencakup Kecamatan Pamijahan, Tenjolaya, Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga. Adapun zona selatan terdiri atas Kecamatan Cisarua, Megamendung, Cijeruk, Ciawi, Caringin, serta Cigombong.

Nurhayanti menyatakan,  pemerintah akan menormalisasi 16 situ atau embung. Program normalisasi situ untuk menampung air lebih banyak sebelum mengalir ke Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Situ-situ tersebut, sebagian besar  di Gunung Putri, adalah Situ Cikaret, Setu Cibinong, serta Setu Citatah.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan memasang pipa di sejumlah embung dan membuat 59 unit jaringan irigasi untuk mengairi lahan pertanian seluas 2.000 hektare. Adapun megaproyek pencegahan banjir  meliputi pembuatan Bendungan Sukamahi senilai Rp 36,6 miliar dan bendungan Ciwai sebesar Rp 43,1 miliar yang dianggarkan dalam APBN (Tempo).

Tiga Tahun Lagi Becak Hilang dari Jalan Utama Bogor

  • PDF

Bogorkronik.comPemerintah Kota Bogor menetapkan tiga tahun ke depan becak akan lenyap dari jalan utama. Pemerintah akan melarang sedikitnya 1.200 kendaraan kayuh beroda tiga ini  berseliweran di perumahan sampai jalan utama. Walau demikian, kata  Kepala Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Kota Bogor, Mulyadi, Pemerintah Kota menyisakan 250 becak untuk  sarana wisata. “Boleh di perumahan dan kawasan wisata,” katanya. Selanjutnya...

Meresmikan Kantor HTI, Bima Dikritik

  • PDF

Bogorkronik.comPeresmian kantor Dewan Pimpinan Daerah Hizbut Tahrir Indonesia oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memunculkan protes dan kontroversi. Kamis kemarin, sejumlah elemen masyarakat Kota Bogor yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat untuk Pancasila menilai Bima Arya telah menyalahgunakan wewenang dan melanggar sumpah jabatan. Musababnya, mereka menganggap Hizbut Tahrir tak mengakui Pancasila ingin mengubah Indonesia menjadi negara khilafah. Selanjutnya...

Tempat Pembuangan Sampah Galuga Masih Bermasalah

  • PDF

Masalah sampah di Bogor akan menjadi persoalan yang rumit. Kemarin im teknis Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor yang mendapat  tugas melakukan evaluasi dan menyelesaikan permasalahan sampah di TPA Galuga belum mendapat solusi yang tapat berkaitan dengan dana kompensasi bagi  warga di tiga desa yang terkena dampak pembuangan sampah. Selanjutnya...

DIJUAL, DIJAMIN PUAS: MOBIL XENIA 2010

  • PDF

DIJUAL CEPAT:  XENIA Plus, Delux, Family tahun 2010. Plat F (Bogor). Sangat terawat, pemakai ibu-ibu. Hitam mengkilat, AC dingin, km baru 65, STNK panjang, sampai September 2016,  dan ban baru ganti. Dijamin tidak rugi. Bonus: jok mobi,  sarung mobil, dan kunci stir.  Harga Rp 120 juta. Jika membutuhkan bisa dibantu pencarian kredit. Hubungi:  0817 809 714 / 0811 847 251

 

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

intalk.eu - Situs web ini dijual! - intalk Sumber daya dan Informasi.