Sabtu, 18 Agustus 2018

Restoran

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Bogor kaji Parkir Elektronik. Serius?

  • PDF

Rencana uji coba sistem baru parkir menggunakan terminal parkir elektronik atau parkir meter belum diberlakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bogor. Uji coba parkir meter itu masih menunggu kerja sama dengan perbankan terkait pembayaran secara elektronik.

"Target kami Agustus diujicobakan, tetapi tidak menargetkan tanggalnya dan sekarang masih dalam proses," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rakhmawati di Bogor, Kamis 2 Agustus 2018.

Menurutnya, jika proses kerja sama dengan pihak Bank Mandiri dan Bank Jabar selesai dilakukan, pihaknya tinggal memasang alat parkir meter di dua ruas jalan yang telah ditetapkan.

"Tinggal persoalan teknis saja, kalau untuk peralatan dan kesiapan sudah kita lakukan," katanya.

Untuk uji coba ini, Dishub telah menyiapkan 18 alat terminal parkir meter. Di mana tiga alat dipasang di sepanjang Jalan Otista, dan 15 alat di Jalan Surya Kencana sebagai lokasi awal uji coba.

Sarana pendukung lainnya, seperti kamera pengawas CCTV juga disiapkan, termasuk petugas piket malam. Juru parkir juga sudah dilatih untuk mengoperasikan parkir meter.

"Kalau kerja sama dengan bank selesai, kita langsung pasang alat, dua hari selesai pemasangan sudah bisa diujicobakan," katanya.

Hingga 1 Agustus 2018, ruas Jl Otista dan Surya Kencana masih memberlakukan parkir reguler. Terdapat petugas pakir mengenakan baju oranye masih mengatur di parkiran sepanjang jalan tersebut.

Menurut salah satu petugas, uji coba belum dilakukan, dan tidak diketahui kapan akan dilaksanakan.
"Belum ada pemberitahuannya kapan, sekarang sistemnya masih reguler, kami juga belum disosialisasikan soal ini," kata juru parkir yang tak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, terminal parkir elektronik ini rencananya akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Bogor. Untuk tahap awal diujicobakan di dua ruas jalan tersebut.

Jika uji coba berjalan baik, maka parkir meter akan diberlakukan di ruas jalan protokol lainnya. Seperti Jalan Pajajaran, dan lainnya.

Heboh Nilai PPDB Seragam di Bogor,

  • PDF

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menjelaskan gaduh soal nilai hasil ujian nasional (NHUN) seragam lebih dari 10 siswa SDN Citeureup 4 untuk pendaftaran peserta didik baru atau PPDB online 2018.

“Itu kan hasil pemindaian komputerisasi. Sampai saat ini, kami masih percaya itu hasil murni, bukan rekayasa manusia,” kata Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Wawan Kuswandi saat ditemui Tempo di ruangannya, Senin, 9 Juli 2018.

Berdasar temuan Tempo, sekitar 22 siswa SDN Citeureup 4 memiliki hasil NHUN yang sama, yakni 278,50.

Menurut Wawan, pihaknya tidak ingin menaruh kecurigaan terhadap perolehan nilai tersebut. Sebab, kata dia, proses belajar-mengajar yang dilakukan setiap sekolah menentukan kualitas pendidikan setiap siswa.

“Sebetulnya kita berharap kalau siswanya pintar. Kalau memang itu benar murni hasil anak, kita cukup berbangga,” ujarnya.

Meskipun begitu, Wawan melanjutkan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi dan investigasi terhadap adanya penyeragaman nilai siswa di SD tersebut. Namun ia mengatakan proses itu akan dilakukan setelah PPDB.

“Kalaupun kita memiliki asumsi lain terhadap hasil itu, akan kita jadikan perbaikan proses ke depannya,” ucapnya.

Saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Wawan menambahkan, telah memiliki catatan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi. “Sudah ada (bahan evaluasi), termasuk temuan kesamaan nilai, terus terkait pengawas, sekolah, sejauh mana sosialisasi SOP (standar operasional prosedur) ujian, dan sebagainya,” tuturnya.

Disinggung mengenai adanya dua nama siswa SDN Citeureup 4 yang masing-masing mendaftar di dua sekolah berbeda, yakni SMPN 1 Cibinong dan SMPN 1 Citeureup, Wawan mengungkapkan pihaknya telah memanggil Kepala Sekolah SDN 4 Citeureup untuk menganjurkan orang tua murid memilih salah satu.

“Saya sudah bertemu dengan kepsek yang bersangkutan, dan kita sudah suruh pilih salah satu,” katanya. Dia enggan memberikan alasan adanya kejadian tersebut. “Kalau menurut kepala sekolah, pihaknya mengeluarkan SKL (surat keterangan lulus) satu. Kemungkinan kami, orang tua murid menggandakannya sehingga bisa daftar di dua sekolah," ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Hidayat menuturkan kelonggaran proses seleksi PPDB menjadi salah satu alasan terjadinya kejadian tersebut. (TEMPO)

 

Jokowi Berlebaran di Bogor, Warga Silakan Datang

  • PDF

Presiden Jokowi akan membuka pintu Istana Bogor untuk menerima warga Bogor pada lebaran Jumat besok. Jadwal silaturahmi itu mulai pukul 09.30 sampai pukul 11.

Sebelumnya Presiden akan melakukan sholat Idul Fitri di Kebun Raya. Sebelum menerima warga, Presiden akan bersilaturahmi terlebih dulu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri.

Menurut keterangan protokol Istana, pintu masuk, untuk warga, adalah pintu di seberang Gedung BCA, Jalan Juanda. Diharapkan warga naik kendaraan umum karena ruang parkir yang terbatas.

Begitu pukul sebelas selesai, Presiden akan melakukan shalat Jumat.

Sejumlah warga antusias menyambut kabar Jokowi berlebaran di Bogor. “Kami akan ke sana,” kata Riman, warga Kedungbadak.

Sejak dipilih menjadi Presiden, Jokowi memang memilih Bogor sebagai tempat tinggal. Alasan Jokowi, ia senang dengan pemandangan Kebun Raya yang luas dan hijau. (kis)

Tarif Bus dari Bogor Naik 100 Persen

  • PDF

Tarif bus antarkota di kawasan Bogor mengalami kenaikan selama musim mudik Lebaran. Penumpang mengeluhkan kenaikan itu karena dinilai terlalu tinggi. “Tadi saya beli tiket Rp 300 ribu per orang,” kata Mahyadi di Terminal Cileungsih Kabupaten Bogor, Minggu 10 Juni 2018.

Mahyadi berencana pulang ke kampung halamannya di Purwodadi, Jawa Tengah, menggunakan PO Garuda Mas. Menurut dia, pada hari biasa, harga tiket hanya Rp 120 ribu per orang. Karena itu kenaikan tarif yang dua kali lipat lebih itu membuatnya kaget. “Berat sih, tapi mau bagaimana lagi,” katanya.

Keluhan yang sama disampaikan Ayit Suwoyo yang akan pulang ke Kebumen, Jawa Tengah. “Mau nggak mau, karena Lebaran harus pulang, biar mahal tetep dibeli,” kata Ayit yang  menggunakan PO Putera Mulya. Menurut Ayit, ia membeli tiket seharga Rp 350 ribu per orang. Padahal hari biasa hanya Rp 160 ribu.

Agen PO. Gajah Mungkur, Yusuf Pratomo, membenarkan adanya kenaikan tarif bus selama musim mudik Lebaran. “Ya kan penumpang bertambah otomatis operasional juga bertambah,” kata Yusuf di Terminal Cileungsih.

Yusuf mengatakan, kenaikan tersebut tidak sama untuk masing-masing perusahaan otobus. Namun rata-rata mengalami peningkatan 100 persen dibanding hari biasa. “Tarif naik sejak tanggal 5 Juni,” kata dia.

Yusuf mengatakan, kenaikan tertinggi tarif bus mencapai Rp 650 ribu untuk bus jurusan Solo dan Semarang. “Harga kembali normal pada 20 Juni nanti,” kata dia. TEMPO

Penyitaan Lahan Bogor Nirwana Residence Dinilai Cacat Hukum

  • PDF

Penetapan Sita Jaminan yang dilakukan Pengadilan Bogor terhadap lahan di perumahan Bogor Nirwana Residence mengandung cacat hukum. Cacat hukum karena tidak ada batas-batas yang jelas dan tidak ada keterangan maupun bukti kepemilikan atas lahan yang dijadikan sebagai obyek sita jaminan tersebut, di mana pada umumnya adalah lahan-lahan fasilitas umum, sehingga secara hukum sita jaminan tersebut tidak akan bisa ditindaklanjuti.

Hal ini disebutkan  kuasa hukum PT Graha Andrasentra Propertindo, Aji Wijaya dari kantor Hukum Aji Wijaya & Co. dalam suratnya berjudul “Pelurusan Berita Sita Jaminan Lahan Bogor Nirwana Residence.”

Berita itu diturunkan Tempo.co mengutip Putusan Pengadilan Bogor pada 24 Oktober 2017.  Sebelumnya Hasan Ahmad menggugat  PT Graha dan   Direktur Utama PT Aliyah,  Husin Ali Muhammad, serta sembilan pihak lain, menuntut 23 persen asetnya  pada  PT Aliyah Pancahafat, perusahaan yang membangun kompleks perumahan Bogor River Valey yang kemudian berubah nama menjadi Bogor Nirwana Residence.

Dalam suratnya Aji Wijaya juga menyatakan, gugatan yang menjadi landasan atas penetapan sita jaminan merupakan gugatan yang mengada-ada, karena faktanya hak penggugat telah diselesaikan dengan tuntas oleh pemegang saham lama (yaitu pemegang saham PT Aliyah Pancahafat, nama Perseroan terdahulu).

Namun karena ada bukti penyelesaian hak penggugat yang terlewatkan dalam pertimbangan putusannya, sehingga majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut mengira bahwa penggugat belum menerima haknya dan mengabulkan gugatan penggugat.

Saat ini, demikian menurut, Aji Wijaya, Perseroan melalui kuasa hukumnya, kantor hukum Aji Wijaya & Co tengah mengajukan banding atas putusan perkara tersebut, dan berkeyakinan gugatan tersebut akan ditolak di pengadilan tingkat banding, dan sita jaminannya dengan sendirinya juga gugur.   (Tmp)

 

Hore Bus Transpakuan Jalan Lagi

  • PDF

Akhirnya setelah tak terlihat sema sekali di Jalan Raya karena "dikandangkan" bus Transpakuan Bogor, bus milik Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor jalan lagi.

Rabu kemarin, 22 November, Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan operasi empat buas Transpakuan itu. Tidak semua, karena baru empat bus yang jalan dengan trayek Cidangiang-Sentul City. "Bus yang jalan ini, dua dari bus lama dan dua bus baru yang sudah beres STNK-nya," kata pelaksana harian Direktur Utama  PDJT, Rakhmawati.

Jumlah seluruh bus milik PDJT adalah 29 bus, sebagian diantaranya rusak dan tengan direnovasi. Sebanyak 17 diantaranya berusia  12 tahun.

Menurut Rakhmawati, akhir Desember akan dioperasikan rute Cidangiang-Bubulak. Ia mengharap saat itu Jalan Soleh Iskandar sudah tidak sepadat sekarang.

Di Jalan Soleh Iskandar kini tengah dibangun flyover yang membuat jalan itu setiap hari macet. Pembangunan berbulan-bulan ini membuat para penghuni perumahan di sekitar tempat itu mengalami kesulitan untuk mengakses jalan keluar dan masuk kediaman mereka. "Benar-benar menjengkelkan lewat jalan ini, apalagi jika hari Sabtu," kata Wila, warga perumahan Yasmin.

Transportasi, salah satu bidang yang dijanjikan Bima Arya untuk dibenahi memang belum menunjukkan hasil signifikan. Kemacetan di Bogor masih terus terjadi, dan ini ditambah dengan penggalian kabel atau sarana PDAM yang membuat kemacetan bertambah-tambah.

Ini misalnya yang terjadi sekarang di sepanjang jalan dari Talang hingga daerah Warung Jambu. Terjadi penggalian pipa yang membuat jalan menyempit. "Semestinya penggalian dan pembenahan itu diumumkan sampai kapan selesai, sehingga warga tahu dan pemborong juga bertanggungjawab cepat menyelesaikannya," kata Wisnu, warga Bangbarung. Penggalian tanpa pengumuman dan kepastian yang bisa diketahui warga, menurut dia, terkesan seperti seenaknya di mata warga. "Yang menderita adalah warga Bogor, pengguna jalan," katanya. (Ken)

Bis Bogor-Plaza Senayan Jakarta Segera Beredar

  • PDF

Bus Premium Bogor-Jakarta dengan trayek keberangkatan Pool Damri (Botani Squre)-Plaza Senayan, Jakarta Selatan, diujicobakan Selasa, 31 Oktober 2017.  Selama uji coba yang berlangsung sampai 10 November 2017,  kepergian bus dari Bogor dilakukan pada pukul 05.00, 05.30, dan 06.00 WIB. Sedangkan kepulangan dari Jakarta pukul 16.00, 16.30, dan 17.00.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Administrasi Umum Perusahaan Umum DAMRI, Sardiyo Sardi, mengatakan saat uji coba pukul 05.00 hanya mengangkut dua orang penumpang, pukul 05.30 tiga orang, dan pukul 06.00 tiga orang.

"Selanjutnya akan terus beroprasi, namun dalam perjalananya akan dilakukan evaluasi. Jika dalam perjalanan jumlah penumpangnya banyak jadwalnha pun akan ditambah" kata Sardiyo di Pol Damri Botani Square, Kota Bogor, Selasa 31 Oktober 2017.

Menurut Sardiyo, uji coba hari pertama tersebur pihaknya mendapat pengawalan kepolisian menggunakan voorijder, namun selanjutnya akan beroprasi seperti biasa tanpa pengawalan, "Kedepanya seperti biasa, akan masuk jalur tol dan setelah sampai di Jalakarta nanti bus ini akan masuk jalur Busway," kata Sardiyo.

Sardiyo berharap, beroperasinya bus premium tersebut bisa dibantu oleh Pemerintah Kota Bogor. Maksudnya, kata dia, agar semua penumpang kendaraan pribadi yang akan ke Jakarta bisa beralih ke moda transportasi missal. "Kami berterima kasih kepada Pemkot Bogor yang akan membantu untuk mempromosikan," ucap Sardiyo.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, trayek bus Premium ini disediakan bagi masyarakat Bogor yang biasa berangkat ke Jakarta menggunakan kendaraan pribadi dan sebaliknya. "Dalam sepuluh hari kedepan bus ini akan uji coba dengan tarif Rp 35 ribu," kata Arya.

Menurut Arya, tren masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi bus premium ini dipediksi akan meningkat, sama halnya seperti saat uji coba bus premium di Bekasi. "Tren seperti yang di Bekasi semakin diminati, dan pastinya armadanya akan ditambah lagi ke depan," kata Arya.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, Jimmy Hutapea, mengatakan, uji coba bus premium Bogor-Jakarta dari tanggal 31 Oktober hingga 10 November, dengan jadwal pemberangkatan tiga kali dalam satu hari dari Bogor dan sebaliknya.

"Untuk tahap uji coba BPJT menyiapkan tiga unit bus, dengan jadwal berangkat tiga kali dari Bogor tujuan Jalarta dan kedatangan Jakarta-Bogor pun tiga kali dalam satu hari," kata Jimmy. (Tempo.co-M. Sidik Permana).

 

Pohon Umur 194 Tahun di Kebun Raya Bogor Tumbang

  • PDF

BOGOR- Pohon leci (Litchi chinensis sonn), salah satu koleksi tertua Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, tumbang pada Rabu , 4/10, lalu.

Kepala Subbagian Kerjasama dan Informasi PKT Kebun Raya Bogor-LIPI Rosiniati Apriani Risna di Bogor menyebutkan pohon leci itu menjadi salah satu dari 600 koleksi tertua di Kebun Raya Bogor.

“Koleksi itu cukup dikenal dan menjadi fenomenal karena usianya yang mencapai 194 tahun,” kata  Risna, Senin, 9/10.

Menurut Apriani, pohon tersebut menjadi kebanggan bagi peneliti di Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor. Oleh karena itu keberadaannya diabadikan dalam sampul buku katalok koleksi Kebun Raya tujuh tahun silam.

Pada sampul buku katalok tersebut, dapat dilihat seperti apa penampakan pohon yang ditanam tahun 1823 di bawah kepemimpinan C.L Blume itu. Akar pohon yang cukup besar menggambarkan kekokohan pohon.

"Pohon ini sangat berjasa bagi kita. Selama 194 tahun berapa banyak karbon yang sudah diserapnya, setiap pohon memiliki daya serap karbon masing-masing sesuai ukurannya, yang jelas kontribusinya sangat besar bagi lingkungan," kata Risna.

Risna menyebutkan saat ini Kebun Raya Bogor memiliki koleksi 12.469 spesimen terdiri atas 3.240 jenis, dan 9.685 spesimen anggrek yang terdiri atas 583 jenis. Dari jumlah tersebut sebanyak 600 spesimen (pohon) berusia di atas 100 tahun, dan 3.000 pohon yang berusia 50 tahun.

"Selain leci, Kebun Raya Bogor juga memiliki pohon raja yang usianya ratusan tahun," katanya.

Ia menyebutkan, keberadaan pohon leci di Kebun Raya Bogor menjadi fenomenal, karena menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Lokasinya berada di sisi barat tepi kolam Gunting yang berhadapan langsung dengan halaman belakang Istana Kepresidenan bogor.

Kebun Raya Bogor masih menginvestigasi untuk mengetahui penyebab tumbangnya pohon tersebut. Tetapi dari pengamatan secara kasat mata, pada batang pohon yang tumbang terlihat ada indikasi jejak rayap.

Kebun Raya Bogor merupakan salah satu kebun raya terbesar di Asia Tenggara, dengan luas 87 hektare berada di jantung Kota Bogor  menyatu dengan Istana Kepresidenan Bogor. Mei 2017 lalu Kebun Raya Bogor merayakan ulang tahunnya ke 200 tahun. (ANTARA)

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL