Selasa, 11 Desember 2018

Restoran

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditangkap KPK

  • PDF
Share

Komisi Pemberantasan Korupsi  menangkap bupati Bogor Rachmat Yasin di kompleks perumahan elite Bogor, Yasmin.  Dari tempat penangkapan KPK membawa barang bukti sejumlah kardus yang diduga berisi uang miliaran rupiah.

RACHMAT  Yasin yang juga Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Jawa Barat ini  ditangkap sekitar pukul 19.00 Rabu kemarin di rumah yang diduga juga miliknya di Kompleks Perumahan Yasmin, salah satu perumahan kelas menengah atas di Bogor.  Selain Yasin, KPK juga membawa ajudan dan sopir Yasin ke markas mereka di Kuningan -Gedung KPK- Jakarta Selatan.

KPK menangkap dia karena diduga menerima suap dalam kasus berkaitan dengan lahan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) di daerah Puncak. Sebagian daerah Puncak, yang kini dipenuhi vila yang diduga didirikan tanpa izin dan menjadi penyebab banjir karena hilangnya hutan penahan air di sana, merupakan bagian dari Kabupaten Bogor.

Sebelum menangkap Yasin, sejumlah anggota KPK juga menangkap Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor, Muhammad Zairin dan seorang pengusa swasta,  Fransiscus Xaverius Yohan sekitar pukul 16.15. Keduanya ditangkap di sebuah tempat di Sentul, sekitar 20 –an km dari Yasmin. Selain pengusaha, Yohan juga diduga sebagai makelar jual beli tanah.

Setelah menangkap Yasin, KPK juga langsung menuju kantor Yasin dan menyegel dua ruang kantor sekitar pukul 21.30. Kepada wartawan, juru bicara Bupati Bogor membenarkan ada penangkapan terhadap Yasin.

Penangkapan Yasin oleh KPK, menurut juru bicara KPK, Johan Budi, merupakan pengembangan dari sejumlah informasi yang diperoleh lembaga ini berkaitan dengan dugaan korupsi yang dilakukan Yasin.

Sebagai Bupati Yasin memang berperan dalam memberi ijin atau tidak bangunan yang berdiri di Puncak.

Penggusuran vila-vila bermasalah di Puncak sendiri dinilai banyak orang seperti hangat-hangat tahi ayam. Hanya dilakukan sporadis. Pemda Kabupaten Bogor dinilai juga pilih kasih karena terbukti masih banyak vila milik para pejabat dan pensiuan pejabat, termasuk TNI, yang vilanya masih berdiri di daerah yang mestinya terlarang ada bangunan.

Penangkapan Yasin ini diduga kuat juga berkaitan dengan perijinan seputar pemanfaatan atau pengalihan status lahan sehingga lahan itu bisa beralih fungsi dan dikomersilkan.

Melihat cara kerja KPK, bisa dipastikan penangkapan ini masih akan berlanjut dengan penangkapan atau pemeriksaan pihak-pihak lain, termasuk, pada tingkat paling bawah, camat atau kepala desa, yang lahan di wilahnya beralih fungsi dengan cara tak wajar.

***