Rabu, 17 Oktober 2018

Restoran

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

MOS Bawa Korban

  • PDF
Share

Masa Orientasi Siswa Baru membawa korban lagi. Kali ini yang tewas adalah Anindya siswi baru SMKN 1 Pandak Bantul.  Ia  meninggal saat mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) pada Jumat, 19 Juli 2013. Menurut salah satu kakak kelasnya, yang menjadi panitia MOS, Dion, hari itu merupakan penutupan kegiatan MOS.


Kematian Anindya menimbulkan reaksi keras para orangtua yang meminta sekolah menghentikan kegiatan tersebut. Di Jakarta Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menyebut kepala sekolah adalah pihak yang paling bertanggung-jawab.  "Harus ada investigasi atas kematian itu," kata Nuh.


Kepada wartawan kata Kepala Humas Kemendiknas Ibnu Hamad menyatakan sedang dilakukan penyelidikan atas kasus itu.
Menurut sejumlah siswa, kejadian itu Anindya pingsan saat menuju barisan. Panitia membawanya ke Unit Kesehatan Sekolah dan kemudian ke rumah sakit. Dalam perjalanan itulah ia meninggal.


Menurut seorang siswa, saat itu menjelang latihan baris-berbaris, ada 20 siswa baru tidak memakai kaos olah raga. Anindya dan teman-temannya itu dihukum melakukan squat jump sepuluh kali. Anindya tidak kuat .  Ia lalu diperintah kembali masuk barisan dan saat itulah pingsan.


Musibah ini membuat orangtua meminta sekolah untuk berhati-hati. Pihak Dinas Pendidikan juga menyatakan sekolah mesti mengawasi MOS dan memiliki data kesehatan siswa. Anindya disebut memang memiliki riwayat penyakit yang membuat tubuhnya kerap sempoyongan.