Kamis, 24 Januari 2019

Restoran

Pasang Iklan di Kereta Commuterline dan Busway

Selasa, 01 Januari 2019

article thumbnail   KAMI spesialis pemasangan iklan di kereta Commuterline dan busway/bustransjakarta. Dengan jumlah penumpang kereta 900 ribu setiap hari, iklan dan promosi Anda akan sampai ke sasaran. Kami...
Selanjutnya

Artikel lainnya

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Tahun Baru 2019 Sepi di Bogor

  • PDF
Share

Malam tahun baru 2019 di Kota Bogor nyaris tanpa petasan dan kembang api. Imbauan Wali Kota Bima Arya cukup ampuh. Banyak warga memilih untuk berjalan-jalan atau kumpul di sejumlah ruas jalan. Pantauan Bogor Kronik, memang ada kembang api, tapi terlihat tak banyak jumlahnya. "Sepi dibanding tahun sebelumnya," kata Irul, warga Kebonpedes.

Tahun sebelumnya, pusat keramaian di Tugu Kujang dengan pentas kembang api. Kini tidak ada. Sejumlah warga menyatakan seharusnya Wali Kota tetap membuat acara yang menyenangkan warga yang pluralisme. "Hiburan tetap harus banyak, tak apa setahun sekali kita bergembira bersama," kata Kirsyah, warga Kedunghalang.

Beberapa pekan sebelumnya, imbauan tak menyalakan petasan dan kembang api juga muncul di mana-mana, termasuk dalam sejumlah ceramah.  Berbagai alasan dikemukan terkait imbauan ini. "Ada benarnya juga, kalau petasan memang membuat pusing kepala," ujar Rinto, warga Jembatan Merah. Tapi ia menyebut, adalah hak setiap orang untuk merayakan tahun baru. Tugas pemerintah, ujarnya, adalah meluruskan dan menjaga keamanan. "Jangan hanya melarang saja," ujarnya. (Rin)