Jumat, 15 Desember 2017

Restoran

Gadget

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Tiga Unik Seri Yoga Lenovo

Minggu, 22 November 2015

article thumbnail Inilah  keunikan ketiganya. Lenovo Yoga 900. Bodinya tipis dan ringan. Engsel antara layar dan keyboard inilah yang menjadi keunikannya. Terdiri atas 813 keping baja, engsel dapat diputar hingga...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Ada Yang Mencurigakan Seputar Penerimaan Siswa Baru

  • PDF
Share

Sejumlah SMPN  favorit di Kota Bogor ditengarai menerima murid, di luar ketentuan NEM dan jalur prestasi. Kepada Bogorkronik, sejumlah orangtua melaporkan kecurigaan masuknya sejumlah murid ke sekolah  favorit padahal mereka tahu anak tersebut NEM nya dibawah syarat yang ditentukan. "Dijumlah dari jalur prestasi dan pendaftaran online yang diterima, jumlah muridnya ternyata yang diumumkan lebih banyak," kata seorang ibu menunjuk SMPN yang terkenal itu.

Ibu itu kemudian menunjuk kasus setahun lalu membuat heboh sebuah SD karena NEM sang murid tiba-tiba bisa dikatrol dan masuk SMP  favorit. "Hal-hal seperti ini harus diperhatikan pihak Dinas Pendidikan," katanya. "Katabelece dari siapa pun, anak pejabat siapa pun, mestinya ditolak," ujarnya.

Seorang ibu lain juga menunjuk biaya yang bahkan mencapai di atas Rp 10 juta untuk memindahkan anaknya dari sebuah SMP  "biasa,"  ke SMPN  terkenal di bilangan dekat Jambu Dua-Air Mancur.  Ia mengaku anaknya kini diterima di kelas 2 SMP itu.

Terlepas dari masih adanya sejumlah keanehan -main belakang- dalam penerimaan siswa di kota Bogor, tapi tetap tahun ini penerimaan murid baru di kota Bogor  dianggap yang terbaik dari tahun sebelumnya. Itu terutama ada pembatasan kuota dari murid di luar kota Bogor.

Sebelumnya banyak murid dari Kabupaten Bogor yang menyerbu sekolah kota Bogor sehingga menyebabkan banyak siswa lulusan sekolah Bogor justru tidak diterima.  Yang menyedihkan ternyata siswa dari kabupaten itu pun nilainya tidak bisa dipertanggungjawabkan alias dalam perjalanan di sekolah tak sepintar nilai di NEM -nya. "Jadi nilai-nilai itu mencurigakan," kata seorang pengurus Komite sebuah SMP Kota Bogor yang gembira dengan adanya pembatasan kuota itu.

Penerimaan  murid SMP tahun ini juga dikejutkan dengan masuknya lulusan SD Pertiwi berjumlah sekitar 100 anak lewat jalur online ke SMPN 1 Bogor. Ini jumlah sangat besar, sementara SD lain maksimal rata-rata hanya 20 an murid. NEM SD  Pertiwi berkisar 28,80 sampai 29, nilai yang sangat tinggi.

Sejumlah orangtua mempertanyakan bagaimana mungkin nilai-nilai siswa sd tersebut demikian tinggi. Tapi, dari wawancara media ini kepada sejumlah orangtua murid di sana, mereka mengatakan guru-guru SD Pertiwi menerapkan disiplin dan sistem tertentu yang membuat murid-murid di sana memiliki kemampuan yang hampir seimbang. Mereka juga dilatih mengerjakan soal-soal secara intensif sebelum ujian.

Kendati demikian, sejumlah orangtua tetap meminta pihak SMPN 1 memantau benarkah murid-murid sekolah itu pintar atau ada hal lain yang membuat nilai-nilai itu tinggi. "Karena bisa dibilang, dari SD ini tidak ada yang masuk, misalnya karena lewat jalur prestasi lomba matematika, IPA atau sejenisnya," ujar seorang ibu yang anaknya juga diterima di SMPN tersebut. (cip)

intalk.eu - website ini untuk jual! - Sumber dan Informasi intalk terbaik.