Selasa, 11 Desember 2018

Restoran

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Nilai UN Tidak Jadi Acuan Lulus SNMPTN

  • PDF
Share

Kelulusan ditentukan nilai rapor, prestasi dan indikator lain yang ditentukan perguruan tinggi. PTN mewaspadai pengkatrolan nilai oleh sekolah.

 

Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menegaskan nilai ujian nasional (UN) tidak akan dipakai dalam pertimbangan kelulusan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SMPTN). Menurut dia, walau tidak dipakai, UN akan dilakukan tetap dengan standar tinggi. Pihaknya akan meneliti hubungan nilai UN dengan nilai rapor di setiap daerah.

Korelasi keduanya positif jika rata-rata nilai rapor dan nilai UN sama-sama bagus atau sama-sama jelek. Jika korelasi nilai UN dengan nilai rapor positf, tahun depan tidak menutup kemungkinan kebijakan diganti lagi, yakni menggunakan nilai UN sebagai pertimbangan kelulusan.

Dengan tidak digunakannya nilai UN, maka mulai tahun ini pertimbangan yang terpenting nilai rapor. Keputusan tidak menggunakan nilai UN juga akan ditindaklanjuti pengoreksian Peraturan Menristek-Pendidikan Tinggi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru. Dalam peraturan itu bobot nilai UN untuk kelulusan SMPTN adalah 10 persen. Adapun yang lain nilai rapor, prestasi akademik, dan pertimbangan lain yang ditetapkan masing-masing rektor.

Sejumlah rektor hingga kini masih mendiskusikan putusan ini dan mencari jalan keluar bagaimana mereka bisa menyaring mahasiswa tanpa terjebak dengan permainan nilai di sekolah. Bukan hal baru memang jika ada sekolah mengubah nilai rapor siswanya jauh dari kenyataan akan prestasi siswa itu dengan harapan diterima di perguruan tinggi yang dikehendaki. (bk)