Jumat, 23 Agustus 2019

Restoran

Pasang Iklan di Kereta Commuterline dan Busway

Selasa, 01 Januari 2019

article thumbnail   KAMI spesialis pemasangan iklan di kereta Commuterline dan busway/bustransjakarta. Dengan jumlah penumpang kereta 900 ribu setiap hari, iklan dan promosi Anda akan sampai ke sasaran. Kami...
Selanjutnya

Artikel lainnya

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Bangunan PT Perkebunan di Puncak di Bongkar

  • PDF
Share

Masih ada beberapa yang belum dibongkar karena PT Perkebunan akan membenahinya sendiri. Biaya pembongkaran dapat bantuan dari Pemerintah DKI Jakarta.

Tiga dari delapan bungalo milik PT Perkebunan Nusantara VIII Perkebunan Teh Gunung Mas Puncak di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa kemarin  dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor . Pembongkaran dilakukan karena bangunan tersebut berdiri di kawasan sumber mata air.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor Luthfi Syam mengatakan pembongkaran bangunan karena benda itu berdiri di kawasan sumber mata air dan tanpa izin (IMB). Bangunan itu terbuat dari bambu. Wilayah itu menurut dia masuk kawasan konservasi dan resapan air. "Ada delapan bangunan yang terdiri atas enam bungalow, milik PTPN Gunung Mas dan disewakan,” kata Luthfi. untuk masyarakat," ujar dia.

Sebelumnya semua  bungalo yang terletak di tengah-tengah perkebunan teh Puncak tersebut sempat disegel. Dasar hukumnya kata Luthfi  Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Ketertiban Umum.

Ada pun  bungalo yang belum dibongkar itu  atas permintaan dari pihak PTPN VIII Gunung Mas. Menurut  Luthfi pihak perusahaan  minta izin untuk mengurus dulu keenam bungalo tersebut karena sudah masuk aset negara.

Menurut  Kepala Bidang Pembinaan dan Pemeriksaan Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho  untuk sementara pembongkaran dilakukan terhadap tiga bangunan yang terdiri dari dua warung dan satu bungalo. “Sedangkan untuk enam bungalo sisanya belum dilakukan pembongkaran," kata dia.

Menurut  Agus  setelah dibongkar, bangunan bungalo tersebut tidak boleh dibangun kembali. Pemerintah juga tidak akan menerbitkan IMB. "IMB-nya tidak akan keluar karena lokasi tersebut merupakan mata air Ciburial,” katanya.

Wakil Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan pihaknya terus  melakukan  inventarisasi bangunan dan vila liar di kawasan Puncak. Menurut dia  untuk pembongkaran bangunan liar di Puncak, Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat bantuan Rp 4 miliar dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (Kus)