Selasa, 18 Juni 2019

Restoran

Pasang Iklan di Kereta Commuterline dan Busway

Selasa, 01 Januari 2019

article thumbnail   KAMI spesialis pemasangan iklan di kereta Commuterline dan busway/bustransjakarta. Dengan jumlah penumpang kereta 900 ribu setiap hari, iklan dan promosi Anda akan sampai ke sasaran. Kami...
Selanjutnya

Artikel lainnya

Gadget

Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus Hadir di Indonesia

Senin, 26 Februari 2018

article thumbnail "Sudah bisa pre order di Indonesia malam ini tepat Pukul 00.00 WIB di situs www.galaxylaunchpack.com," ujar Product Marketing Manager PT Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, dalam...
Selanjutnya..

Notch Remover, Penghilang Lekuk pada Layar iPhone X

Rabu, 15 November 2017

article thumbnail Aplikasi tersebut berfungsi secara efektif menghilangkan notch (lekuk) pada iPhone X dengan menambahkan bilah hitam ke bagian atas gambar, yang dapat Anda setel sebagai wallpaper dari menu...
Selanjutnya..

Artikel lainnya
Baner

Peristiwa

Human Initiative Gelar Bukber di Bogor

  • PDF

BOGOR – Untuk menyosialisasikan program Bukber, Human Initiative mengadakan serangkaian acara Festival Bukber di Plaza Ekalokasari Bogor. Sementara itu, hingga kini, Human Initiative telah menyalurkan bantuan kepada 48.538 jiwa di dalam maupun luar negri. Di antara programnya adalah berbagi buka puasa, paket bingkisan lebaran, berbagi baju baru, dan belanja bareng yatim. (31/05/2019)


 

Serangkaian acara telah dan akan berlangsung pada Acara Festival Bukber. Mulai dari lomba mewarnai kartun Nussa Rara, sulap Bang Jek, marawis, buka puasa bersama yatim. Adapu  hari ini ada talk show parenting, pengumuman lomba mewarnai, nonton bareng film Nussa Rara edisi spesial, dan ada belanja bareng yatim.

Program Ramadan Human Initiative tahun ini mengambil tema bukber yaitu, "Bulan Kita Berbagi." Berharap di bulan mulia ini semakin banyak orang yang berbagi kepada sesama dan dapat membahagiakan masyarakat yang membutuhkan.

Acara Festival Bukber  dihadiri oleh Tomy Hendrajati Presiden Human Initiative, Bapak M. Chabib Chariri, S.Pd.I Kepala Divisi Bina Pribadi Islami Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Bogor dan Official The Little Giantz.

Tomy Hendrajati selaku Presiden Human Initiative mengatakan, “Ada banyak rangkaian acara di Festival Bukber kali ini diantaranya ada Belanja Bareng Yatim. Saya tadi sempat mengikuti proses belanja bareng yatim tersebut, anak-anak sangat senang karena mereka dapat memilih barang yang mereka butuhkan untuk lebaran dan untuk keperluan menjelang ajaran baru sekolah  Untuk itu sebelum lebaran tiba kami mengajak kepada masyarakat mari kita berbagi kepada sesama melalui Human Initiative untuk mereka yang membutuhkan” ujarnya.

Di penghujung acara ada pengumuman lomba mewarnai animasi Nussa Rara yang telah diksanakan sepekan sebelumnya. Semoga para pemenang lomba mewarnai juga dapat mengikuti pesan-pesan positif yang terkandung didalam film Nussa Rara.

Diharapkan  kegiatan ini dapat menjangkau dan memberi manfaat sebanyak banyaknya kepada publik, serta menjadikan momen Ramadan ini sebagai momentum bulan kita berbagi kepada sesama. Human Initiative mengajak, mari bersama mewujudkan kebahagiaan untuk masyarakat yang membutuhkan melalui  web donasi kami di bukber.id atau call center 021-87780015.

Human Initiative adalah sebuah Lembaga Kemanusiaan yang telah berdiri sejak 1999 dan berfokus pada isu-isu kemanusiaan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan tanggap darurat, baik di Tanah Air maupun luar negeri. Human Initiative sebelumnya bernama PKPU Lembaga Kemanusiaan Nasional. Perubahan nama dan logo merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi menjadi Organisasi kemanusiaan dunia yang terpercaya dalam membangun kemandirian, adapun cabang kami tersebar di 13 Cabang Dalam Negri dan Luar Negri yaitu di Korea Selatan, Inggris, Australia dan 9 representatif yang tersebar di beberapa Negara yaitu Amerika Serikat, Arab Saudi, Jerman, Jepang, Malaysia, Singapura, Qatar, Taiwan, Turki dan Uni Emirat Arab. Untuk informasi lebih lanjut seputar Human Initiative, kunjungi: https://www.pkpu.org

 

Narahubung :

Ferdiansyah

Public Realtion Manager

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Hp. 0811 9662781

Human Initiative Gelar Bukber di Bogor

  • PDF

BOGOR – Untuk menyosialisasikan program Bukber, Human Initiative mengadakan serangkaian acara Festival Bukber di Plaza Ekalokasari Bogor. Sementara itu, hingga kini, Human Initiative telah menyalurkan bantuan kepada 48.538 jiwa di dalam maupun luar negri. Di antara programnya adalah berbagi buka puasa, paket bingkisan lebaran, berbagi baju baru, dan belanja bareng yatim. (31/05/2019).

 

Serangkaian acara telah dan akan berlangsung pada Acara Festival Bukber. Mulai dari lomba mewarnai kartun Nussa Rara, sulap Bang Jek, marawis, buka puasa bersama yatim. Adapu  hari ini ada talk show parenting, pengumuman lomba mewarnai, nonton bareng film Nussa Rara edisi spesial, dan ada belanja bareng yatim.

 

Program Ramadan Human Initiative tahun ini mengambil tema bukber yaitu, "Bulan Kita Berbagi." Berharap di bulan mulia ini semakin banyak orang yang berbagi kepada sesama dan dapat membahagiakan masyarakat yang membutuhkan.

 

Acara Festival Bukber  dihadiri oleh Tomy Hendrajati Presiden Human Initiative, Bapak M. Chabib Chariri, S.Pd.I Kepala Divisi Bina Pribadi Islami Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Bogor dan Official The Little Giantz.

 

Tomy Hendrajati selaku Presiden Human Initiative mengatakan, “Ada banyak rangkaian acara di Festival Bukber kali ini diantaranya ada Belanja Bareng Yatim. Saya tadi sempat mengikuti proses belanja bareng yatim tersebut, anak-anak sangat senang karena mereka dapat memilih barang yang mereka butuhkan untuk lebaran dan untuk keperluan menjelang ajaran baru sekolah  Untuk itu sebelum lebaran tiba kami mengajak kepada masyarakat mari kita berbagi kepada sesama melalui Human Initiative untuk mereka yang membutuhkan” ujarnya.

 

Di penghujung acara ada pengumuman lomba mewarnai animasi Nussa Rara yang telah diksanakan sepekan sebelumnya. Semoga para pemenang lomba mewarnai juga dapat mengikuti pesan-pesan positif yang terkandung didalam film Nussa Rara.

 

Diharapkan  kegiatan ini dapat menjangkau dan memberi manfaat sebanyak banyaknya kepada publik, serta menjadikan momen Ramadan ini sebagai momentum bulan kita berbagi kepada sesama. Human Initiative mengajak, mari bersama mewujudkan kebahagiaan untuk masyarakat yang membutuhkan melalui  web donasi kami di bukber.id atau call center 021-87780015.

 

Tentang Human Initiative :

Human Initiative adalah sebuah Lembaga Kemanusiaan yang telah berdiri sejak 1999 dan berfokus pada isu-isu kemanusiaan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan tanggap darurat, baik di Tanah Air maupun luar negeri. Human Initiative sebelumnya bernama PKPU Lembaga Kemanusiaan Nasional. Perubahan nama dan logo merupakan langkah kami untuk mewujudkan visi menjadi Organisasi kemanusiaan dunia yang terpercaya dalam membangun kemandirian, adapun cabang kami tersebar di 13 Cabang Dalam Negri dan Luar Negri yaitu di Korea Selatan, Inggris, Australia dan 9 representatif yang tersebar di beberapa Negara yaitu Amerika Serikat, Arab Saudi, Jerman, Jepang, Malaysia, Singapura, Qatar, Taiwan, Turki dan Uni Emirat Arab. Untuk informasi lebih lanjut seputar Human Initiative, kunjungi: https://www.pkpu.org

 

Narahubung :

Ferdiansyah

Public Realtion Manager

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Hp. 0811 9662781

Bogor kaji Parkir Elektronik. Serius?

  • PDF

Rencana uji coba sistem baru parkir menggunakan terminal parkir elektronik atau parkir meter belum diberlakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bogor. Uji coba parkir meter itu masih menunggu kerja sama dengan perbankan terkait pembayaran secara elektronik.

"Target kami Agustus diujicobakan, tetapi tidak menargetkan tanggalnya dan sekarang masih dalam proses," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rakhmawati di Bogor, Kamis 2 Agustus 2018.

Menurutnya, jika proses kerja sama dengan pihak Bank Mandiri dan Bank Jabar selesai dilakukan, pihaknya tinggal memasang alat parkir meter di dua ruas jalan yang telah ditetapkan.

"Tinggal persoalan teknis saja, kalau untuk peralatan dan kesiapan sudah kita lakukan," katanya.

Untuk uji coba ini, Dishub telah menyiapkan 18 alat terminal parkir meter. Di mana tiga alat dipasang di sepanjang Jalan Otista, dan 15 alat di Jalan Surya Kencana sebagai lokasi awal uji coba.

Sarana pendukung lainnya, seperti kamera pengawas CCTV juga disiapkan, termasuk petugas piket malam. Juru parkir juga sudah dilatih untuk mengoperasikan parkir meter.

"Kalau kerja sama dengan bank selesai, kita langsung pasang alat, dua hari selesai pemasangan sudah bisa diujicobakan," katanya.

Hingga 1 Agustus 2018, ruas Jl Otista dan Surya Kencana masih memberlakukan parkir reguler. Terdapat petugas pakir mengenakan baju oranye masih mengatur di parkiran sepanjang jalan tersebut.

Menurut salah satu petugas, uji coba belum dilakukan, dan tidak diketahui kapan akan dilaksanakan.
"Belum ada pemberitahuannya kapan, sekarang sistemnya masih reguler, kami juga belum disosialisasikan soal ini," kata juru parkir yang tak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, terminal parkir elektronik ini rencananya akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Bogor. Untuk tahap awal diujicobakan di dua ruas jalan tersebut.

Jika uji coba berjalan baik, maka parkir meter akan diberlakukan di ruas jalan protokol lainnya. Seperti Jalan Pajajaran, dan lainnya.

Tahun Baru 2019 Sepi di Bogor

  • PDF

Malam tahun baru 2019 di Kota Bogor nyaris tanpa petasan dan kembang api. Imbauan Wali Kota Bima Arya cukup ampuh. Banyak warga memilih untuk berjalan-jalan atau kumpul di sejumlah ruas jalan. Pantauan Bogor Kronik, memang ada kembang api, tapi terlihat tak banyak jumlahnya. "Sepi dibanding tahun sebelumnya," kata Irul, warga Kebonpedes.

Tahun sebelumnya, pusat keramaian di Tugu Kujang dengan pentas kembang api. Kini tidak ada. Sejumlah warga menyatakan seharusnya Wali Kota tetap membuat acara yang menyenangkan warga yang pluralisme. "Hiburan tetap harus banyak, tak apa setahun sekali kita bergembira bersama," kata Kirsyah, warga Kedunghalang.

Beberapa pekan sebelumnya, imbauan tak menyalakan petasan dan kembang api juga muncul di mana-mana, termasuk dalam sejumlah ceramah.  Berbagai alasan dikemukan terkait imbauan ini. "Ada benarnya juga, kalau petasan memang membuat pusing kepala," ujar Rinto, warga Jembatan Merah. Tapi ia menyebut, adalah hak setiap orang untuk merayakan tahun baru. Tugas pemerintah, ujarnya, adalah meluruskan dan menjaga keamanan. "Jangan hanya melarang saja," ujarnya. (Rin)

 

Heboh Nilai PPDB Seragam di Bogor,

  • PDF

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menjelaskan gaduh soal nilai hasil ujian nasional (NHUN) seragam lebih dari 10 siswa SDN Citeureup 4 untuk pendaftaran peserta didik baru atau PPDB online 2018.

“Itu kan hasil pemindaian komputerisasi. Sampai saat ini, kami masih percaya itu hasil murni, bukan rekayasa manusia,” kata Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Wawan Kuswandi saat ditemui Tempo di ruangannya, Senin, 9 Juli 2018.

Berdasar temuan Tempo, sekitar 22 siswa SDN Citeureup 4 memiliki hasil NHUN yang sama, yakni 278,50.

Menurut Wawan, pihaknya tidak ingin menaruh kecurigaan terhadap perolehan nilai tersebut. Sebab, kata dia, proses belajar-mengajar yang dilakukan setiap sekolah menentukan kualitas pendidikan setiap siswa.

“Sebetulnya kita berharap kalau siswanya pintar. Kalau memang itu benar murni hasil anak, kita cukup berbangga,” ujarnya.

Meskipun begitu, Wawan melanjutkan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi dan investigasi terhadap adanya penyeragaman nilai siswa di SD tersebut. Namun ia mengatakan proses itu akan dilakukan setelah PPDB.

“Kalaupun kita memiliki asumsi lain terhadap hasil itu, akan kita jadikan perbaikan proses ke depannya,” ucapnya.

Saat ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Wawan menambahkan, telah memiliki catatan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi. “Sudah ada (bahan evaluasi), termasuk temuan kesamaan nilai, terus terkait pengawas, sekolah, sejauh mana sosialisasi SOP (standar operasional prosedur) ujian, dan sebagainya,” tuturnya.

Disinggung mengenai adanya dua nama siswa SDN Citeureup 4 yang masing-masing mendaftar di dua sekolah berbeda, yakni SMPN 1 Cibinong dan SMPN 1 Citeureup, Wawan mengungkapkan pihaknya telah memanggil Kepala Sekolah SDN 4 Citeureup untuk menganjurkan orang tua murid memilih salah satu.

“Saya sudah bertemu dengan kepsek yang bersangkutan, dan kita sudah suruh pilih salah satu,” katanya. Dia enggan memberikan alasan adanya kejadian tersebut. “Kalau menurut kepala sekolah, pihaknya mengeluarkan SKL (surat keterangan lulus) satu. Kemungkinan kami, orang tua murid menggandakannya sehingga bisa daftar di dua sekolah," ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Hidayat menuturkan kelonggaran proses seleksi PPDB menjadi salah satu alasan terjadinya kejadian tersebut. (TEMPO)

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL